Hujan Sore ini memaksaku
mengurai kembali papahan rindu
yang sudah dulu,
ku kemas berlapis-lapis
Untuk membukapun tiada mampu
Hujan sore ini memaksaku
menikmati kilasan memori
seperti layar yang lepas
mengalihkan imajinasiku untuk menyatu
Hujan Sore ini memaksaku
basah dalam kisah ini
aku harus berlari
menggena kencang untuk kau dengar
aku menunggu disini
Hujan sore ini memaksaku
mengambil pelepah hatiku
tuk lindungi dirimu
dari segenap prasangka
yang meluluh lantakkan janjimu
Yang bidadari, Yogyakarta 26/9/2014
Entri Populer
-
Seorang teman pernah mengatakan pada saya. "cer, matamu seperti orang yang kebanyakan gelek?" (gelek adalah kata lain dari ...
-
Asu.. kena tipu rek. buk Nova sama pak Amin ternyata dua-duanya penipu. Ya! kau tau. AKu ingin sekali mencaci maki, tapi aku tak sempat. Sep...
-
Setiap hari, Allah ngasih aku kesempatan. Tapi lalu, aku menyia-nyiakan. Sampai akupun kesal, akupun marrah. Tapi tidak bisa melakukan apapu...
-
Whoaaa.. Motoku ngantuk Coek.. Kurang turu kayaknya.. Mesin fotokopiku dah mulai menyalah lagi iki.. Semprull.. semprull.. -- Gimana mau sem...
-
