Sedikit cerita.
Ibuku itu jahat sekali padaku.
Dengan bangganya memodaliku usaha, lalu tanpa aku tau membodohiku -menyuruhku tanda tangan- untuk meminjam uang di bank.
Dan jaminannya itu usahaku.
Pinjaman itu cukup besar, 30juta. Yang akupun tidak pernah menikmati uang itu untuk diriku sendiri.
Aku tidak tahu kemana uang itu berjalan, untuk apa dan bagaimana.
Tiba-tiba saja setelah beberapa tahun, petugas bank datang kerumah mencariku. Memintaku membayar hutang itu.
Memang hutang itu atas namaku, tapi bukan aku yang menikmati uang itu, bahkan waktu meminjam uang itu, aku tidak tau sama sekali. Kepolosanku dimanfaatkan ibu untuk membuatku tanda tangan di atas kertas sebagai bukti persetujuan.
Kejam sekali kalau diingat-ingat.
Bunga hutang itu masih terus berjalan.










