Entri Populer

Rabu, 05 November 2014

Lagu Utopia


    Gue baru aja denger lagu Utopia-selamanya sebelum nulis ini.

    Setelah beberapa bulan terakhir, yang namanya pekerjaan  telah merubah hidup gue jadi lebih Egois dan tak pandai bersyukur.
    Mungkin karna terlalu sering merasa Dibodohi, atau karna kebodohan-kebodohan gue yang dibenci oleh mereka. Padahal, bagiku tidak bodoh. Hanya sedikit Naif saja.
    Tapi itu menyebalkan sekali. Aku selalu dibuly sebagai anak baru.

    Dan satu hal lagi. Lagu utopia yang judulnya mencintamu sampai mati - yang udah terlalu sering diputer jadi Sountrack film Palgiat Twilight- yang sempat buat gue males denger lagu utopia. Gue pikir semua lagu utopia ngebosenin.


    Link utopia lirik lagu selamanya.

     Tapi ternyata lagu yang satu ini bisa memberi efek mendalam pada perasaan gue.
    Lagunya sederhana,liriknya simple, dan musiknya tidak norak. Membuat gue bertanya-tanya.
     "apakah dia, selamanya berada dalam hatiku? Mungkinkah?"

Selasa, 04 November 2014

Hu he


Bg bembeng bilang “kok rapi sekalii” hehe
Bg erikson datang,memuakkan, aku juga bingung mau memihak ke siapa ?
Nur atau Lina?
Sampai tiba malam, si nur pulang duluan. Kita bercanda canda sebentar, dan aku dikasih 2 bingkai cantik sama ibu bos.
So Sweet Sekalii.

Minggu, 02 November 2014

Okto

Okto,Okto,Okto. Ku ulangi kata-kata itu pagi hari. Entah kenapa? 
Saat tiba di tempat kerja, aku dikejudkan sama kabar bg beng-beng sudah tak tinggal di tempat kerja itu lagi.
Pantas saja, semalam dia menatapku seperti itu.
Sudahlah, pekerjaan Numpuk dan hari ini ibu bos Belanja.

Jumat, 31 Oktober 2014

Up


‘Saturday Sad’
Selamat tinggal bulan oktober, aku pasti akan merindukanmu.
Aku dan Ericson sudah sedikit akrab, tapi tidak dengan Riki, Gila.
Semuanya sudah gila kurasa.
Aku nangis waktu mau pulang kerja, Teman kerja yang namanya Nur itu marah-marah sama aku. Padahal aku tak ada salah.
Dan Malam minggu ini taii, si Rama tidak jelas. Hujannya juga deras.

Kamis, 30 Oktober 2014

Up

 




Wednes,Thursday,Friday. 29-30-31 Okto 2014
Aku sedang berlatih menggabungkan beberapa hari menjadi satu cerita.
Karna banyak aktifitas yang membuatku melupakan menulis diary.
29- aku bangga bisa bangun lebih pagi, berharap segakanya berjalan lebih baik.
30- sepulang kerja, aku ngobrol sama bang beng-beng dan diantar pulang, ah sudahlah lagu lama.
31- Hari ini, U know what. Si Ericson sms, ngajak makan. Dia yang bayar sama lina dan Riki.
Aku harap kami hanya menjadi teman, tak lebih.

Binder Breast And Everything About this


Binder Breast adalah semacam Korset Yang berfungsi menekan tonjolan payudara agar terlihat Lebih Rata dan kencang.
Fungsi awal dari Binder Breast  Sendiri adalah membantu bagi para cewe yang suka berOlahraga, agar dapat mengencangkan payudaranya. Dimaksudkan agar paudara tidak terlalu berguncang ketika sedang melakukan gerakan-gerakan tertentu. Para pelari wanita biasanya menggunakan Binder Breast.

Tapi, seiring berkembangnya dunia Mode. Binder Breast Beralih fungsi, menjadi korset yang dipakai oleh para cewek Tomboy. Atau dipakai oleh para cewek yang kurang percaya diri karena memiliki Payudara Berukuran Besar.

binder breast

Di Luar Negri Binder Breas atau Korset perata dada ini telah banyak diprosuksi dan diminati para cewek Maskulin. Dan Di Indonesia sendiri binder jenis ini, masih belum  diperjual belikan secara luas. Tapi buat kamu yang mau Order bisa Sms ke Nomor ini.

Order korset binder breast
087882535461
 Dan soal harga memang sedikit mahal tergantung jenis dan ukurannya. Sekitar 200-350 ribu.

Tapi buat cewek-cewek yang serius. Sebelum kamu beli Binder ini, coba pikirkan ulang?
Takutnya tubuh kamu enggak punya body lagi.
Dan pikirkan juga bahayanya buat kesehatan, jika terlampau ketat bisa menganggu sistem pernafasan.

Oke Ladies.
The Choice in your hand.
jadilah tomboy yang sejati, jika itu diperlukan. hehe 

Rabu, 29 Oktober 2014

Akhirnya saya punya pekerjaan


Sebenarnya saya orangnya Pembosan.
Saya egoisnya tinggi, dan itu tidak bisa berubah. Mungkin karna saya tak ingin merubahnya.
Lebih parah dari itu, saya tidak sanggup mengingat hal-hal yang tidak begitu saya minati. Mungkin saya ingat, tapi itu samar. Dan jika mendapat sedikit Tekanan saja. Maka seketika saya bisa lupa.

Well, selama saya bekerja, banyak hal yang telah menjadi Rutinitas baru saya. Salah satunya, saya belajar disiplin dan cara kerja. Tapi (ada tapinya) seperti yang saya katakan di atas. Pekerjaan saya membuat saya cepat bosan, dan juga saya selalu dituntut untuk mengingat hal-hal baru yang membuat kepala saya bingung. Saya juga selalu ditekan oleh keadaan.

Ah, mungkinkah saya tidak cocok bekerja dengan orang lain?

Oya, saya belum bercerita. Saat ini saya bekerja di Percetakan. Tempat saya bekerja melayani penjualan jasa dan barang. Berbagai macam hal disediakan, mulai dari percetakan undangan, cetak foto, foto copy, Shoting Video, Pelaminan, Keyboard, Genset, sampai Even Organizer. Saya sendiri awalnya merasa sangat beruntung  bisa bekerja di tempat saya sekang. Karna saya merasa tidak sedang bekerja.
Bagaimana tidak! Jika biasanya saya mendesain hanya untuk Hoby, maka di tempat saya bekerja, membuat desain adalah sebuah hal yang dibayar.

Jika hari saya sedang beruntung, saya akan bertemu cowok-cowok cakep yang ingin difoto. Tapi jika saya sedang kurang beruntung, saya mungkin akan bertemu beberapa pelanggan cerewet yang segalanya serba salah.
Kebetulan saya bekerja di tempat  yang pemiliknya adalah orang Batak, sedangkan saya orang Islam dan bersuku jawa. Terkadang kebiasaan dalam keluarga mereka membuat saya 'maaf' jijik. Seperti misalnya makan Babi.

Banyak hal yang butuh saya pelajari mengenai Budaya dan Adat mereka. Jika selama ini saya hanya mengenal satu, dua orang saja bersuku batak sebagai teman.  Maka di tempat saya bekerja, saya harus melayani banyak orang lain yang bersuku batak. Terkadang, seorang ibu datang untuk membuat undangan dengan bahasa batak. Sehingga saya harus mengetik banyak hal dengan bahasa batak atau karo. Sedangkan saya sama sekali tidak tau apa arti bahasa mereka.

Ditambah anak-anak yang Labil. Di tempat saya bekerja ada pola sikap yang aneh yang saya lihat dari ketiga anak yang menempati rumah di atas percetakan tempat saya bekerja.
Ibu bos dan bapak bos, memiliki tiga orang anak. Yang semuanya sering menganggu pekerjaan saya. Tapi terkadang, mereka juga bersikap baik. Aneh.

Anehnya lagi, satu-satunya rekan kerja saya. Juga memiliki pola sikap yang sama. Terkadang dia bersikap baik, dan terkadang dia marah-marah tidak jelas. Membuat saya bingung tujuh keliling.
Entah kenapa dengan orang-orang ini?
Entah bagaimana juga saya harus menghadapinya?