Entri Populer

Selasa, 19 September 2017

Batuk (Gejala, penyebab danpencegahan) singkat

 

Batuk adalah gerakan reflek (Reaksi Otomatis Tubuh) dalam melindungi paru-paru. Bila ada benda asing selain udara yang masuk atau suatu rangsangan saluran pernapasan, otomatis menyebabkan batuk untuk mengeluarkan atau menghilangkan benda asing yang menyebabkan batuk.

Umumnya batuk disertai dengan adanya infeksi pernafasan bagian atas, seperti flu, dan pilek. Dimana ada cairan hidung dan dahak merangsang saluran pernafasan.

Gejalanya :

-          Batuk yang mungkin disertai dengan keluarnya dahak

-          Tenggorokan sakit dan gatal

-          Sakit otot perut bila batuk terus menerus.

Penyebabnya :

-          Masuknya benda asing kedalam saluran pernafasan seperti debu, asap, atau cairan makanan secara tidak sengaja.

-          Penyempitan saluran pernafasan misalnya asma

-          Produksi dahak yang berlebih di saluran tenggorokan karena infeksi, misalnya flu, bronkithis, dan penyakit paru-paru lainnya (TBC dan Kanker paru-paru)

Pencegahannya :

Kurangi makanan dan minuman yang menyebabkan batuk, misalnya gorengan, pedas dan dingin.

Minggu, 03 September 2017

Kamis, 17 Agustus 2017

Banoy

 Padahal dulu begitu akrab,
Tiba-tiba saja menjauh

Sepupuku M, Rabbani

screenshhot my Ig


Kamis, 03 Agustus 2017

BATU EMPEDU (Gejala, penyebab, dan pencegahan) singkat

 

Batu empedu adalah gumpalan padat seperti kerikil yang terbentuk di kantung empedu. Dapat berupa campuran pigmen empedu, kristal kalsium dan kolesterol, atau yang hanya murni kolesterol atau pigmen empedu saja.

Umumnya lebih banyak terjadi pada wanita daripada pria.

Gejalanya :

-          Pada beberapa penderita mungkin tidak ada gejala sama sekali

-          Nyeri hebat ketika batu berjalan di dalam empedu

-          Muntah, demam bahkan bisa pingsan

Penyebabnya :

Belum diketahui sampai sekarang, namun ada hubungannya dengan infeksi di kantung empedu.

Pencegahannya :

Diet rendah lemak, perbanyak minum air putih dan istirahat yang cukup.

Senin, 10 Juli 2017

ambition

 


Cita-cita pengen jadi Gitaris, tapi gak pernah serius latihan main gitar.
Males belajar, males ngapalin kunci.

Hehhh..
sampai beli 3gitar, ujug-ujungnya semua gitar cuma jadi give buat cowok kesayangan.

Sampai usia sekarang udah duapuluhan cita-cita itu masih hanya menjadi sebuah cita-cita.

Rabu, 07 Juni 2017

Asma (Gejala dan Penyebabnya )

 Asma adalah gejala yang ditimbulkan oleh kelainan saluran pernafasan yang menyebabkan peningkatan kepekaan terhadap rangsangan dari lingkungan. Pemicu gejala ini dapat berupa kelelahan pikiran (gangguan emosi), kelelahan jasmani, perubahan lingkungan hidup yang tidak diharapkan (cuaca, kelembapan, temperatur, asap –terutama rokok- dan bau-bauan yang merangsang). Infeksi saluran pernafasan seperti Influenza, dan reaksi alergi dari bahan yang terhirup atau bisa juga dari makanan.

Tingkat kepekaan saluran nafas ini diawali dengan gejala ringan (berupa pilek/ bersin atau batuk yang sering berulang atau kambuh). Sampai dengan gejala berat, berupa serangan asma.
kepekaan biasanya diawali dari masa kecil, sekitar 50% gejala akan sembuh dengan sendirinya, walaupun pada suatu saat dapat muncul kembali. Mungkin lebih berat, sekitar 55-60% penyakit alergi pernafasan diturunkan ke anak dan cucu. Sisanya akibat polusi lingkungan yang berat, karena gejala baru muncul setelah dewasa.



Gejalanya :

-          Jika  terpapapr pemicu, akan menunjukkan gejala mulai dari yang ringan seperti pilek/ bersin, batuk disertai rasa gatal pada tenggorokan, sampai tingkat yang berat seperti sesak nafas.

-          Mengi, bunyi saat bernafas

-          Berkeringat dan denyut nadi meningkat

-          Sering terjadi pada malam hari menjelang pagi,  kemudian menghilang atau merasa lebih baik saat sekitar jam 9 pagi

-          Olahraga yang berat juga merupakan faktor pemicu, sehingga mengakibatkan batuk-batuk pada seseorang yang mempunyai bakat asma.


Penyebabnya :

Disebabkan karena saluran nafas yang meradang akibat reaksi yang disebabkan oleh paparan bahan-bahan seperti :

-          Debu yang ada dalam rumah, misalnya permadani, kasur, kapuk, sofa, pakaian di dalam lemari yang disimpan terlalu lama, dsb.

-          Bahan makanan terutama jenis ikan laut, susu sapi, telur, coklat, kacang-kacangan, bahan lain yang dapat menimbulkan iritasi seperti pedas, asam, manis, asin, dingin, bergetah, panas, dan lainnya.

-          Pemicu lingkungan, udara kotor, bulu dan kotoran dari hewan peliharaan seperti kucing, unggas, dan lainnya.