Entri Populer

Senin, 12 Januari 2015

Takutku


Tuhan terimakasih untuk malam ini
Aku bisa kembali menulis dan melupakan dia
Seseorang yang pernah hadir dihidupku, menyakitiku.

Aku tidak tau, kesalahan macam apa lagi ini.
Di satu sisi keyakinanku akan cinta telah mati.
Dan sudah jauh meninggalkanku bersama bajingan-bajingan
Tapi di sisi yang lain, aku merasakan hadirnya cinta itu kembali

Dia membuatku ingin sempurna
Dan mencoba mempercayai segala yang ada dihidupku

Padahal aku ingin meniadakannya
Mematiakannya selamanya

Aku bingung. Aku benci memikirkan ini
Tapi itu harus. Dan itu membuatku TAKUT

Minggu, 11 Januari 2015

4 Tahap Perkembangan Peradaban Manusia


Menurut TM paling tidak ada empat tahap perkembangan peradaban manusia:



1. Spiritual Alamiah, saat manusia belum memanfaatkan akalnya sehingga mengakui adanya “sesuatu” yang melebihi kemampuan manusia, yaitu alam. Saat ini manusia mengandalkan pancaindera dan batin-nya.

2. Spiritual Religious, saat manusia berusaha mendapatkan sang pencipta alam, yaitu “tuhan”. Manusia telah mulai memanfaatkan akalnya, mencari sang pencipta alam berdasar logika fikir pasti sanggup menundukkan alam. Berkat spiritual religious manusia tidak takut lagi pada kekuatan alam karena telah menemukan sang pencipta alam.
Spiritual Religious memanfatkan “dogma” untuk menata kehidupan manusia yang tidak takut lagi pada kekuatan alam agar tidak bertindak sesuka hatinya, sehingga dapat merusak kelestarian alam yang dibutuhkan oleh manusia.
Manusia berlindung dibawah Tuhan Yang Maha Kuasa (bedakan dengan Tuhan Yang Maha Esa), yang menjanjikan kehidupan yang lebih baik bagi yang patuh kepadaNya dan memberikan sangsi pada yang ingkar.
Dogma bersifat alami sehingga tidak perlu dibuktikan lewat pancaindera maupun akal.

3. Science yang materialistik mengandalkan pancaidera yang ditunjang oleh akal. Tuhan YMK dirasa mengekang kebebasan berkeyakinan, berfikir apa lagi berbuat.
Karena Tuhan tak dapat terakses oleh pancaindera dan dogma tidak dapat diterima oleh akal (bedakan dengan fikiran), maka Science menyatakan bahwa isi alam semesta hanyalah materi. Materialisme inilah yang menjadikan manusia menjadi atheis.

4. Spiritual ilmiah adalah upaya manusia membebaskan diri dari atheisme sekaligus menempatkan Tuhan YME (bedakan dengan Tuhan YMK) sebagai pemersatu seluruh umat manusia,agar tidak terkotak-kotak.
Keempat tahapan itu berlaku secara tumpang tindih (over lap), tahap ke 1 belum selesai telah disusul tahap ke 2, ke 3 dan seterusnya.
Hal ini membuktikan bahwa peradaban manusia berlangsung secara revolusioner (berubah dengan sangat cepat), berbeda dengan peradaban tumbuh-tumbuhan dan hewan yang berlangsung secara evolusioner (bertahap)/ memerlukan waktu sangat panjang.

Sabtu, 10 Januari 2015

Catatan Untuk Saya {1}


Kita 'manusia' enggak pernah tau apa yang akan terjadi nanti di masa depan.
Orang yang dulunya begitu disanjung dan dipuja, bisa saja hanya karna satu Skandal orang itu dijatuhkan bagai Sampah tak berharga. Begitupun orang yang dulunya dianggap sampah, bisa saja hari ini dia menjadi sosok yang dihormati. Karna satu prestasi yang tidak kita duga.
Bukankah banyak contoh di depan mata kita.

'maaf' sebut saja Michael Jackson. Dia Raja musik  Pop di Dunia, Disanjung, Dikagumi, Dielu-elukan bahkan saat ratusan berita miring tentang dirinya telah diterbitkan.
 Tapi dalam waktu singkat -yang tidak kita duga- Michal Jackson Meninggal Dunia. Dan hari ini, setelah waktu berlalu.Sosok King Of Pop yang dipuja itu, telah terlupakan begitu saja. Karna ia tidak lagi berdiri di atas bumi.

Dan 'maaf' jika dari dalam Negri, banyak sekali sosok Publik Figure yang dulunya menjadi pusat Perhatian, saat ini malah hilang kabarnya entah kemana. Mereka hilang dari  Media, dan duniapun akhirnya melupakan mereka. Sebut artis yang populer lewat jalan instan, Norman Kamaru, Sinta Jojo, kemana mereka sekarang.
Dan sebut satu nama lagi 'Olga Syahputra'. What are him doing now? Dulu dia begitu eksis tampil di setiap stasiun Tv, seperti banci kejar target. Tapi sekarang dia hilang gitu aja. Karna tak lagi muncul di Tv. Mungkin saja orang-orang mulai melupakannya.

. Ya, entah kenapa di masa depan kita semua enggak ada yang tau 'kita' akan jadi apa?!

Karna dunia tidak berjalan ditempat. Dunia itu berputar, sama halnya dengan kehidupan. Dan kehidupan yang kamu miliki saat ini, pasti akan berubah dan tidak akan selamanya seperti sekarang ini.
Lalu, perubahan kamu di masa depan kamu nanti, bisa kamu mulai dari sekarang.

Dan Ngomongin masa depan lagi. Saya pernah membaca kisah nyata seorang pemuda yang Mendadak dapat warisan Rp 14,7 triliun dari  pamannya.
Namanya Sudev. Dia hanya pemuda biasa.
//Di Hari itu, setelah menjalani kesehariannya, Sudev sedang beristirahat saat seorang pria mengetuk rumahnya. Pria tak dikenal itu mengaku sebagai utusan sang paman yang sudah tidak ditemuinya selama belasan tahun.
Pria tersebut ternyata agen yang telah mengawasinya selama beberapa bulan terakhir. Dia diutus sang paman untuk menyampaikan warisan senilai Rp 14,7 triliun pada Sudev.
Tak disangka-sangka, hanya dalam semalam, Sudev berubah menjadi miliarder terkaya di negerinya. Dirinya mengaku kaget sekaligus sangat bahagia karena bisa lancar melanjutkan kuliahnya.
Tak sadar dirinya sudah jadi miliarder, Mewarisi harta Rp 14,7 triliun, Sudev sama sekali tak paham mengapa sang paman melakukannya. Di pikirannya, dengan uang tersebut, dia bisa melanjutkan studi jurnalismenya.
Setelah mewarisi uang tersebut, dia tak merasa sudah menjadi orang kaya karena tetap bekerja dan melanjutkan kesehariannya seperti biasa. Hingga akhirnya saat sedang bekerja, dia melihat namanya di sebuah media dan telah menjadi orang keempat terkaya di Moldolov.
Dia mengaku hidupnya tak banyak berubah. Meski memang, banyak teman dan penduduk sekitar yang membanjirinya dengan permintaan bantuan keuangan.
Tak hanya itu, Sudev juga merasa banyak wanita muda yang berusaha mendekatinya. Semua itu tentu karena harta yang baru dimilikinya. Maklum, Sudev masih muda dan sudah menjadi miliarder. 
__Cerita selengkapnya bisa dibaca DI SINI. 


**
Waktu saya kecil, saya juga menjadi Korban Bully dari teman-teman. Saya sering mendapat perlakuan tak menyenangkan seperti dicemooh bahkan saya pernah disakiti secara Fisik oleh seorang teman satu kelas saya.
Mengingat cerita itu terjadi dimasa lalu, saya merasa sangat tidak nyaman untuk menceritakannya kembali sekarang. Karna alasan yang sama seperti tadi, keadaan telah berubah. Tapi memang dulunya saya juga Korban Bully.

Hingga belum lama ini, saya kembali bertemu dengan Teman yangg telah membully saya dulu. Mungkin dulu dia memiliki Kuasa untuk menyakiti saya. Tapi Hari ini 'MAAF' keadaannya -jauh lebih terpuruk daripada kehidupan saya- malangnya, saya malah kasihan melihat keadaannya sekarang. (karna salasan privasi saya tidak menceritakan teman saya itu disini). Tapi sekarang saya telah memaafkannya. bagaimanapun dia hanyalah bagian dari masa lalu.
**

Sobat, Marilah kita belajar untuk menghargai orang lain, ketika kebetulan kita sedang berada di Atas. Dan jangan iri atau sakit hati pada orang yang lebih tinggi, ketika kita sedang berada di bawah. Karna dunia tidak selamanya seperti sekarang. Ia akan berubah Jika kamu berusaha Mengubahnya.

Selasa, 30 Desember 2014

Ini Selesai


Sebelumnya hentikan senyummu padaku itu
Karna aku tau itu palsu.

Uh,mengerikan sekali
Kau membuatku takut di tiap malamku
Menjelma menjadi  mimpi buruk di tiap tidurku

Apa kau lupa Cintaku
Mencintamu  pada saat itu telah menjadi pesona  tak  terlupakan

Tapi kenapa duniamu menyeramkan sekali
\
Kau membuat  hatiku kehilangan kesucianya
Kabohonganmu memberiku kematian yang nyata tentang diriku sendiri\
Bahkan aku jadi jelek karna itu

Kau fikir itu karna orang lain
Oh sayang, cintaku
Sebelumnnya aku tak  secepat ini memakan sampah
Aku bahkan tak  pernah menikmati memakan muntahan orang lain

Tapi isi kepalamu  yang  tak  terduga itu  mempu melakukannya |

Dan akupun tak menyangka
Nyatanya kau hanya Iblis tengah malam
Yang meringkuk tanpa dosa dalam tidurmu
Tapi kitapun tak pernah sadar,
kau selalu tidur di atas tumpukan hati yang patah

Dan kau akhirnya ikut mematahkan hatiku  Kan
|
Tak kusangka pengaruhmu sebesar itu.
Takkan  selesaikah kisah ini?

Coba kau berfikir tentang diriku
Kejelakanmu itu perlahan menulari diriku
Dan itu juga pada orang lain
'Aku harap tidak sungguhan terjadi lagi'

Memilihmu, kusebut  saja kau sebagai malaikatku
Malaikat  yang  lupa akan jati dirinya
Hingga menjelma menjadi malaikat busuk

Baiklah setelah yang kumaksud ini membuatmu merenungi salahmu
Cintaku.

Ini telah usai...

Jumat, 19 Desember 2014

Tentang Tuhan dan Ketuhanan


We all know, bahkan para Atheis mempercayai ini. Kenyataan tak terbantahkan bahwa TUHAN MAHA PENCIPTA.
Tuhan menciptakan segala yang ada di Alam Semesta ini. Langit,Bumi dan Isinya. Karna tak mungkin sesuatu itu ada tanpa ada yang Mencipta.
Well, Tak  perlu penjelasan terlalu dalam. Silahkan lihat kanan kirimu, adakah sesuatu yang kau lihat - Yang tiba-tiba ada dengan sendirinya. Baju yang anda pakai saja, kalau tidak ada penjahit yang membuatnya -atau menciptakannya- maka tidak mungkin baju itu ada 'dan anda sedang mengenakannya sekarang'.

Jika seseorang mengatakan, Tuhan itu Tidak Ada. Coba tanyakan padanya, Dari mana asalnya Alam Semesta ini ? Atau tanyakan hal aneh, seperti 'Dari mana Asalnya Manusia?' Atau 'Akan kembali ke mana setelah Manusia Mati?'

Di usia 14tahun Saya membaca cuplikan dari sebuah buku berjudul "kenapa kita  islam?"
Dalam cuplikan kalimat buku itu terdapat pernyataan, bahwa belum ada manusia yang bisa menjelaskan -secara nalar- dengan fakta yang dapat dipahami oleh Manusia. Bagaimana caranya Menciptakan Bumi. Dari mana sumbernya Tanah, Batu,Pohon, Hewan, bahkan Manusia.
Ratusan Ilmuwan bahkan menjadi Gila hanya untuk memikirkan 'Dari mana asalnya Alam Semesta ini'.

 Dan beberapa ilmuwan memeluk islam ketika menemukan jawaban atas pertanyaan mereka seputar alam di dalam Kitab Suci Al-quran.

Saya membaca buku itu sudah bertahun-tahun lamanya, tapi sampai hari ini saya masih percaya bahwa segala yang ada di bumi adalah Ciptaan Tuhan. Orang tua kita, teman-teman kita, bahkan diri kita sendiri, juga adalah ciptaan Allah.

Lalu, kalau begitu kenapa Tuhan yang baik, tidak menciptakan hal-hal yang baik saja. Kenapa Tuhan menciptakan Kegelapan juga, kenapa Tuhan menciptakan kebencian, dan kenapa  Tuhan menciptakan Kemusyrikan jika itu Buruk.
Karna itulah Keadilan Tuhan, Selalu ada perbandingan untuk segala sesuatunya.

Dunia ada, tentu ada yang mencipta, siapa penciptanya? ya, Itu Tuhan. karena tidak mungkin sesuatu ada dengan sendirinya.
Siapa Tuhan? dia pastilah lain dengan ciptaanya. krna jika Dia sama dengan cptaan-Nya, maka Dia baru, atau suatu yang diciptakan pula, atau Dia akan sejajar dengan cptanya dll. Sungguh tak patut jadi Tuhan, Jika begitu.
lalu, Ketika Tuhan sudah Maha pencipta, dia berhak penuh atas kepemilikan-Nya(ciptaan-Nya).
Maka -dengan hak-Nya pula- Dia menrunkan undang2 (kitab)bagi makhluk-Nya sebagai petunjuk bagaimana harus hidup, berinteraksi dll. ya, itu adalah Hak-Nya sebagai Pencipta. dan anehnya, Undang-Undang Tuhan itu penuh dengan hal2 baik; tidak berzina, tidak mabuk, tidak mengkonsumsi Narkoba, tidak membunuh dll. Jelas; Tuhan tidak sembarang, dia penuh kasih kepada ciptaan-Nya.
Jika ini sudah jelas dan diterima, baru kita akan Mengulas “keadilan Tuhan”.


 
Saya punya dua teori/cara untuk mengenal tuhan :
1. Mengenal Tuhan dengan BERTANYA SECARA LANGSUNG (mewawancarai tuhan).
Dengan cara ini kita, sebagai manusia yang dipenuhi oleh rasa ingin tahu yang sangat banyak di dalam dada ini, bertanya saja langsung/secara verbal kepada tuhan tentang apa-apa yang perlu ditanyakan.
Nah, kalo dirasa cara yang pertama itu tidak mungkin alias MUSTAHIL karena kendala teknis, Berarti MANUSIA HANYA PUNYA cara yang kedua.
2. Mengenal Tuhan berdasarkan apa yang sudah diciptakannya.
Ini bisa dimulai dengan mempertanyakan pertanyaan2 seperti berikut ini:
Apa-apa sajakah yang sudah diciptakan tuhan?
Sampai sejauh manakah saya benar2 mengetahui SEMUA CIPTAAN Tuhan? maksudnya SEMUA CIPTAAN TUHAN -TANPA KECUALI- YANG MEREPRESENTASIKAN SIAPA DIRINYA. Dalam hal ini termasuk seluruh GALAKSI yang ada di alam semesta ini.

Tugas terbesar MANUSIA INDONESIA saat ini bukanlah cuma berpolemik panjang tentang “produk agama” yang mana yang lebih bagus untuk lebih mengenal Tuhan, tapi buktikan dong kemampuan kita sebagai bangsa. Contohnya kita bisa mengalahkan Amerika dalam penjelajahan luar angkasa demi point no.2 tadi yakni UNTUK MENGENAL TUHAN BERDASARKAN APA YANG SUDAH DICIPTAKANNYA.
Sungguh picik rasanya, kalau ada manusia baik yang atheis maupun pemuka agama theis yang mengaku-ngaku sudah KENAL DEKAT lah, AQRAB lah, SAHABAT TUHAN lah, KEKASIH TUHAN lah, dll, padahal kakinya cuman baru bisa menginjak permukaan bumi doang.

Bai de wei 1: apakah ciptaan Tuhan cuma planet biru ini saja? (pertanyaan yang gak perlu dijawab)
Bai de wei 2: kemana aja sih LEMBAGA RISET ILMU PENGETAHUAN negeri ini, kok dari dulu-dulu pada ga ada suaranya? Saya jadi curiga ini lembaga riset ada orangnya apa kagak? Atau mungkinkah negeri Indonesia yang mengaku orangnya pintar-pintar ini, tidak mempunyai semacam institusi ilmu pengetahuan yang bakal menjawab semua “kehausan” kita akan banyak pertanyaan di alam semesta ini? Atau perlu kagak saya yang turun tangan?
Terima kasih, maaf kalo ada kata-kata yang kurang berkenan.


manakah dari pernyataan berikut yang paling benar:
- ciptaan Tuhan paling sempurna adalah manusia.
- ciptaan manusia paling besar adalah Tuhan.
kalau memang Tuhan (gak peduli t kecil atau T besar) itu tidak bisa dikonsepkan, tidak bisa dinalar, tidak bisa didefinisikan, maka berarti tuha tidak ada.
nah kalau tuhan bisa dikonsepkan dan didefinisikan, tentu saja dengan nalar dan konsep manusia, maka berrarti tuhan itu buah cipta nalar manusia.

pasti sekarang sedang ada sesuatu di atas kita semua
yang melihat masing-masing dari kita sedang menghadap layar komputer atau smartphone kita
yang membaca artikel ini dari awal sampai habis
baca,capslock,shift,enter,space dan backspace atau delete
yang kemudian tertawa senang karena rencananya untuk membelit-belitkan pikiran kita dengan sesuatu yang disebut tuhan dan semacamnya, telah berhasil
mungkin dia tuhan, mungkin di atas tuhan yang kita ciptakan, mungkin di atasnya lagi, mungkin juga orang-orang yang sudah mati mereka mempunyai suatu peradaban diatas kita yang menguasai dan mengatur alam tempat kita tinggal dan segala sesuatunya.
yaa,kita tidak tahu siapa dia, berjaga-jaga saja supaya tidak jadi bahan lelucon nya/mereka.
What about just living your damn life without intervening other’s lives


karna bagi saya, saya hanyalah ciptaan Tuhan, bukan Tuhan sendiri, jadi saya tidak sempurna.
dan karna saya tidak sempurna saya tidak mau menghina apapun yang juga sama-sama tidak sempurna.
manusia tidak percaya Tuhan itu wajar, mungkin karna pengalaman empirisnya, atau mendapat pencerahan lain.
tapi saya juga tidak membenci atheisme dan agnostik.


Makanya, gak usah mikirin Tuhan. Pikirin jasadmu sendiri saja. Pikirin bagaimana jantungmu berdenyut. Bagaimana pangkreasmu memproduksi insulin agar gula darahmu stabil. Pikirin urat-uratmu yang bila direntang bisa sepanjang Jakarta-Hongkong..
Allah sendiri berfirman: Jangan fikirkan Dzatku, tapi fikirkanlah apa yang telah kuciptakan…!!!
Selamat berfikir.

Senin, 08 Desember 2014

Single ! Tidak. Saya sedang menjalin Hubungan Dengan Kebebasan.

Sahabat-sahabat gue yang udah pada punya pacar, sekarang udah lupa sama gue. Even, mereka enggak lagi mengenali gue kalau kebetulan enggak sengaja ketemu dijalan. Ingin rasanya gue lempar muka mereka pake broti.

Padahal dulu gue begitu dekat sama mereka. Waktu jomblo kita sering pergi kemana-mana bareng. Melakukan hal-hal paling menyenangkan di dunia tanpa ada ikatan dengan orang lain, Kecuali Ayah dan Ibu.
Tapi sekarang,kita (ehm, maksud gue mereka) merasa udah dewasa. Udah bukan saatnya lagi main-main sama kebebasan. Melepas status single jadi pilihan utama. Dan gue merasa kehilangan mereka, kehilangan momen-momen indah yang takkan mungkin terulang lagi. Sedangkan mereka sama sekali tidak merasa kehilangan gue -karna sudah punya pacar.

Ah.. Shiyt

Disini Gue !   masih gini-gini aja. Jomblo, menikmati kesendirian, dan Kebebasan.
Gue enggak terikat sama Siapapun, dan itu membuat gue ngerasa plong tanpa beban. Gue enggak terikat sama cowok yang suka ngatur, dan suka nyakitin.

walau tidak semua cowok seperti itu.

Karna katanya Jangan bercinta dulu jika tak ingin patah hati. So, Now i prefer to single. Better than i must hurt Again. Gue enggak mau cinta yang Salah pada akhirnya hanya akan buat keadaan semakin Memburuk. Karna itulah, sebelum benar-benar Mantap untuk mencintai. Gue mau bebas aja, biarpun udah kehilangan para sahabat.

Jadi buat sahabat-sahabat gue yang udah punya pacar dan lupa sama gue. Semoga Kalian Bahagia dan Goodbye..

Minggu, 07 Desember 2014

Y OU M UST D IE (Note)

 



Rasanya, terlalu lama gambar itu terselesaikan. Dan bukan hanya itu ada ratusan gambar lainnya yang belum selesai. Bahkan ada yang baru mau kumulai untuk kubuat lagi.

Yes, now. Since my mother Broke Bond Accident.

Aku sudah kehilangan waktu untuk diriku sendiri. Secuilpun tak tersisa. Mungkin ini saatnya kudedikasikan waktuku untuk seseorang yang telah memberiku hidup ini.

But. Oh, GOD.

Im not ready, Nothing Ready Even.

Mama sangat manja dann Bawel. Dosakah aku jika merasa kesal padanya disaat seperti ini.

Even, suddenly I hope better she die. \--

Evermore than she’s life with step like this.

V e r y e g o I s

Semakin memperparah keyakinanku untuk menikah.

You-must-die   or  I-must-silent-forever