Entri Populer

Senin, 24 Oktober 2016

setuju gak sih kalian kalau yang bisa bedain mana bagian dari kaumnya itu ya kaum itu sendiri.
Maksudnya gini ?

kalau dari Penampilan aja dulu deh.
Orang-orang Sholeh yang sadar akan agama itu, Biasanya penampilannya yang cowok berbaju koko, dan ceweknya berjilbab panjang.
Jadi misalnya yang berbaju koko berjumpa yang berbaju koko dan bersorban, Otomatis itu bakalan dianggap saudara seimannya kan.

contoh lain, Kalau anak Punk lagi ngumpul, dengan gaya rambutnya yang warna-warni dan bajunya yang suwek.
secara kebetulan ketemu anak dengan gaya yang sama lagi jalan sama emaknya. itu Otomatis bakalan dianggap bagian dari anak punk itu sendiri.
Ya to !

Ya, Dalam kata Lain. Penampilanmu mencerminkan siapa dirimu.
Sesuatu yang kamu kenakan adalah jati dirimu. right !

Lalu aku.
Dengan egoisnya aku selalu ngeborong style apapun.
Aku suka berpakaian Muslim dengan jilbab panjang sebagai kewajiban seorang muslimah.

Tapi terkadang, di kala hati tengah gundah tak tau arah. Aku berpenampilan layaknya para Pecundang tak punya harga diri.

Mungkin masih labil ya.
Aku tak ingin begini terus.
Ujung-ujungnya semua kaum menganggap aku adalah bagian dari mereka.
weleh-weleh.

Bagaimana pula dengan kalian teman-teman.
Adakah yang labil juga seperti saya.



Jumat, 21 Oktober 2016

Apa itu zat Bioaktif ? (Pembahasan tentang Kopi & Kafein)

Zat Bioaktif adalah zat yang dikandung oleh setiap Tumbuhan. Yang jika masuk ke dalam tubuh akan mempengaruhi atau mengambil alih suatu fungsi sel atau organ tertentu didalam tubuh dan memberi efek Tertentu.

Contohnya pada Tumbuhan Kopi.
 Di dalam tumbuhan kopi memiliki zat bioaktif  yang dikenal dengan kafein. Zat ini bekerja pada sistem saraf pusat atau otak sebagai stimulan sel saraf. Reseptor ini berperan penting pada tidur yang lelap. Oleh karna itu Para penikmat kopi beralasan mengkonsumsi kopi untuk menghalau rasa kantuk saat bekerja.

Tapi ingat. Mengkonsumsi kopi jangan sampai mengacaukan jam Biologis tidur anda.  Jika sampai mengacaukan jam biologis, Para penikmat kopi akan sering mengalami Insomnia. Lagipula mengkonsumsi Kopi untuk bekerja sampai larut malam, apalagi sampai begadang semalam suntuk, Tidak sehat bagi sel saraf. 
sebab sel saraf melakukan Detoksifikasi saat istirahat, utamanya saat tidur malam.

Efek Kafein yang lain dapat memicu Produksi hormon Adrenal dan Kortisol.

Hormon Adrenal berefek memacu Kerja Jantung, Pembuluh darah dan meningkatkan sekresi asam lambung .

Kortisol meningkatkan perombakan sel lemak untuk diolah menjadi energi. Begitu pula dengan hati. Akan merombak cadangan gula untuk bahan energi. Karena itu kopi bisa membuat seseorang merasa fit bertenaga dan Giat bekerja. Selain itu Kafein merangsang pelepasan Hormon Dopamin, salah satu hormon kebahagiaan yang membuat penikmat kopi Happy.

Dari sinilah kebaikan kopi, yang perlu diwaspadai adalah efek Dopamin yang membuat penikmat kopi kecanduan. Dari sinilah berawal masalah kesehatan terkait dengan kopi. Adiksi Nikotin pada perokok juga mengakibatkan pelepasan dopamin. Karena itu, banyak penikmat kopi yang juga sebagai perokok aktif. Jika demikian Efek Dopamin berlipat Ganda. Padahal adiksi Nikotin dan Kafein sangat berbahaya bagi tubuh.
Salah satu penyakit yang sering menyertai adalah Kafeinism, Yakni kepala pusing, sulit tidur, Sakit kepala, tremor bahkan depresi. Selain itu juga muncul penyakit radang lambung, akibat asam lambung yang meningkat. Hypertensi  dan Jantung karena Kadar Gula dan kolesterol yang meningkat. 

Perlu diperhatikan, stimulasi hormon kortisol yang kronis tidak baik bagi tubuh karna kortisol bisa memicu peradangan kronis.


Sudah menjadi rahasia dunia kedokteran bahwa semua penyakit  kronis  terutama kanker akibat peradangan kronis yang berlangsung dalam waktu lama. Mudah terjadi osteoporosis akibat kafein yang membuat PH tubuh menjadi asam. PH yang demikian ini tidak baik buat kesehatan tubuh.
Tubuh berusaha menetralisir PH ini dengan jalan melepas kalsium dari tulang. Kafein juga membuat produksi urin meningkat sehingga mudah menyerap kalsium.

Dengan melihat kondisi demikian, Apakah kita boleh meminum kopi ?
Boleh. Dengan syarat anda yang menakhlukkan kopi. Tidak sebaliknya. Dosis kafein yang dapat ditoleransi tubuh adalah 300mg atau sekitar 1-3 cangkir kopi/hari.

Paling baik 1-2 cangkir/hari dengan satu takaran seduh kadar kafein sekitar 90-140 mg. Dianggap kecanduan jika seseorang mengkonsumsi kopi antara 5-6 cangkir kopi/ hari.


Lantas, Bagaimana jika sudah kecanduan ?
Coba Dosis diturunkan perlahan. Misalnya, dari 5 cangkir menjadi 4 cangkir. Dan dari 4 Cangkir  takarannya dikurangi sedikit demi sedikit.

Biasanya, efek kopi akan hilang dalam beberapa hari. Bagi orang yang sudah kecanduan kafein, sebaiknya jangan menghentikan minum kopi secara tiba-tiba karena dapat menjadi sindrom penolakan seperti gejala Kafeinism.

Sugestikan dalam diri anda, bahwa anda adalah penakhluk kopi. 
Bukan kopi yang menakhlukkan anda.

Sugestikan dalam diri anda, bahwa anda adalah penakhluk kopi. Bukan kopi yang menakhlukkan anda.

Kamis, 20 Oktober 2016

Adab Bersetubuh Dalam Islam (Nasehat singkat Suami Istri )

Jangan mengahadap kiblat ketika Bersenggama, Demi memuliakan kiblat.
 Ketika bersenggaman hendaknya menutupi tubuhnya dan Istrinya dengan selimut. 

Seorang istri hendaknya tidak berpuasa Sunat, selain puasa Arafah dan Asyura’, kalau tidak mendapat izin suaminya. 
Kalau istri ternyata berpuasa, maka ia hanya mendapat letih dan dahaga saja, Karena puasanya tidak akan diterima.

Istri hendaknya tidak berpergian jauh dari rumah kecuali mendapat izin suaminya. 
Jika keluar tanpa izin suaminya, maka ia mendapat kutukan dari para malaikat pemberi Rahmat dan Azab, hingga ia memohon maaf atau hingga ia pulang kerumahnya, sekalipun larangan suami terhadap istrinya itu merupakan perbuatann zalim. 

Kalau keluar rumah dengan izin suami, hendaknya ia menyamar dan mengenakan pakaian yang tidak baik. Carilah tempat yang sepi, bukan jalan umum atau pasar. 

Juga menjaga dirinya agar jangan sampai orang lain mendengar suaranya atau melihat postur tubuhnya. Dan tidak boleh memperlihatkan dirinya kepada keluarga dan teman suaminya.


Dari penjelasan di atas dapat dimengerti, bahwa seorang istri harus benar-benar memelihara keridhaan  suaminya, serta menjauhi murkanya semaksimal mungkin.

Selasa, 18 Oktober 2016

Wasiat Rasulullah Saw, sebelum Meninggal dunia

Salah satu hal yang diwasiatkan  Rasulullah Saw. Pada saat-saat terakhir akan wafat, yakni kala Rasulullah Saw. Hendak menghembuskan nafas terakhirnya, sehingga ucapannya terdengar kurang jelas dan samar-samar. Beliau berpesan :
“Jagalah  salat..  Salat! Begitupun hamba sahayamu. Janganlah kalian membebani mereka diluar kemampuan mereka. Takutlah kepada Allah, takutlah kepada Allah dalam urusan  Wanita, karena mereka adalah seperti tawanan pada kekuasaanmu. Kamu semua menguasai mereka dengan amanat Allah, dan kalian menghalalkan farji mereka dengan kalimat Allah.”

Allah Swt. Berfirman dalam surat Thaha agar memerintahkan salat lima waktu kepada keluarga serumah dan pada sanak kerabat :
Yang  Artinya : “Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat (Qs. Thaha:132)
Diriwayatkan dari Nabi Saw,. Bahwa beliau bersabda, Yang Artinya :
“Tak seorangpun yang menghadap Allah dengan membawa dosa yang lebih besar daripada kebodohan keluarganya”


Dalam kitab Al-Jawahir karya Imam Abu Laits As-Samarqandi bahwa yang pertama kali membebani seseorang pada hari kiamat adalah istri dan anak-anaknya. Mereka berkata, “Wahai Tuhan kami ! Ambillah hak kami dari orang ini, Karena dia tidak mengajarkan urusan agama kepada kami. Dia memberi makan kami dari yang haram, Sedangkan kami tidak mengetahui.”
Orang itu lalu disiksa, karena usahanya yang haram, sehingga seluruh daging tubuhnya terkelupas, dan akhirnya diseret ke Neraka.

Kamis, 29 September 2016

Kertas Sisa Jalan-jalan Keliling Jawa

Bungkus Roti-O yang dibeli di Stasiun Gondang Dia

beli Aqua di Indomaret 

Beli Baju di Jakarta

Makan Mi Ayam daerah Depok. Enak banget..

Waktu Jalan2 Kemonas

Kenangan dari Pesawat Lion Air, Penerbangan langsung Juanda -Kuala Namo

Makan di Kereta Api..

Selasa, 20 September 2016

Penelitan Gen Gay, Penyebab dan Bentuk Pengakuan Terhadap Kaum Gay

PENELITIAN GEN GAY
Dimulai dari tahun 1987, telah dilakukan penelitian Soal Gen Gay.
Benarkah Secara Alami manusia membawa Gen yang membuatnya menjadi Gay ?

Namun sampai 6tahun kekmudian, gen pembawa sifat homoseksual itu
 tidak juga ditemukan real-nya. Dean Hamer pun akhirnya mengakui bahwa risetnya tidak mendukung bahwa gen adalah faktor utama yang melahirkan homoseksualitas.
“Kami menerima bahwa lingkungan mempunyai peranan membentuk orientasi seksual … Homoseksualitas secara murni bukan karena genetika. Faktor-faktor lingkungan berperan. Tidak ada satu gen yang berkuasa yang menyebabkan seseorang menjadi gay … kita tidak akan dapat memprediksi siapa yang akan menjadi gay.”
Hamer mengakui bahwa risetnya gagal memberi petunjuk bahwa homoseksual adalah bawaan.
“Silsilah keluarga gagal menghasilkan apa yang kami harap temukan yaitu sebuah hukum warisan Mendelian yang sederhana. Faktanya, kami tidak pernah menemukan dalam sebuah keluarga bahwa homoseksualitas didistribusikan dalam rumus yang jelas seperti observasi Mendel dalam tumbuhan kacangnya.”
Prof. George Rice dari Universitas Western Ontario, Kanada, mengadaptasi riset Hamer dengan jumlah responden yang lebih banyak. Rice dan tim memeriksa 52 pasang kakak beradik homoseksual untuk melihat keberadaan empat penanda di daerah kromosom. Hasilnya menunjukkan, kakak beradik itu tidak memperlihatkan kesamaan penanda di gen Xq28 kecuali secara kebetulan. Para peneliti tersebut menyatakan bahwa segala kemungkinan adanya gen di Xq28 yang berpengaruh besar secara genetik terhadap timbulnya homoseksualitas dapat ditiadakan. Sehingga hasil penelitian mereka tidak mendukung adanya kaitan gen Xq28 yang dikatakan mendasari homoseksualitas pria.
Penelitian juga dilakukan oleh Prof Alan Sanders dari Universitas Chicago, di tahun 1998-1999. Hasil riset juga tidak mendukung teori hubungan genetik pada homoseksualitas. Penelitian Rice dan Sanders tersebut makin meruntuhkan teori “Gen Gay”.

Ruth Hubbard, seorang pengurus “The Council for Responsible Genetics” yang juga penulis buku “Exploding the Gene Myth” mengatakan:
“Pencarian sebuah gen gay bukan suatu usaha pencarian yang bermanfaat. Saya tidak berpikir ada gen tunggal yang memerintah perilaku manusia yang sangat kompleks. Ada berbagai komponen genetik dalam semua yang kita lakukan, dan adalah suatu kebodohan untuk menyatakan gen-gen tidak terlibat. Tapi saya tidak berpikir gen-gen itu menentukan.”
Hasil riset-riset di atas, meski menemukan adanya link homoseksual secara genetika, namun menyatakan bahwa gen bukanlah faktor dominan dalam menentukan homoseksualitas.
Sudah puluhan tahun dilakukan penelitian terhadap gen homoseksual tapi tidak ada fakta ilmiah yang bisa 100 persen mendukung klaim tersebut. Teori yang menyatakan bahwa gay adalah sifat genetis (ciptaan Allah) adalah PROPAGANDA PALSU yang dirilis oleh peneliti yang gay. Teori Gen Gay sifatnya politis, sarat akan kepentingan kaum gay sendiri. Memang ada manusia yang terlahir hermaprodit alias kelamin ganda, tapi tidak ada manusia yang terlahir dengan kelamin normal namun punya kecenderungan homoseks.
Sedikit intermezzo …
Dalam dunia psikologi terdapat Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM) yang merupakan sebuah ‘kitab’ yang berisi mengenai kriteria gangguan mental. DSM diterbitkan oleh American Psychiatric Association (APA), yang selama ini dijadikan panduan bagi para psikolog dan psikiater untuk menentukan diagnosa seseorang jika terjadi kelainan, penyimpangan atau gangguan jiwa.
Pada DSM I tahun 1952, homoseksual masih dikategorikan sebagai Gangguan Jiwa. Pada DSM selanjutnya, sedikit demi sedikit homoseksual semakin ‘dikaburkan’, dari gangguan kepribadian sosiopath, kemudian dikategorikan penyimpangan sex, hingga kemudian HILANG!, dikategorikan bukan gangguan jiwa pada DSM IV tahun 1994.
Yang mengejutkan, lima dari tujuh orang tim task force DSM adalah gay dan lesbian, sisanya adalah aktivis LGBT [Hidayatullah]. Wah, ternyata DSM dibuat dan disusun oleh pengidap kepribadian menyimpang.
Di Indonesia, ada buku saku yang merupakan rangkuman singkat DSM bernama (Pedoman Penggolongan & Diagnosis Gangguan Jiwa (PPDGJ). Hanya saja, DSM selalu digunakan para aktivis LGBT dan aktivis HAM untuk dijadikan pembenaran bahwa perilaku para LGBT tidaklah menyimpang.
PENYEBAB SESEORANG MENJADI GAY
Bayi yang terlahir di dunia adalah suci dan normalnya manusia menyukai lawan jenisnya. Tapi dalam perjalanan hidup tidak sedikit orang berperilaku homoseksual (gay). Apakah ini berarti perilaku gay bisa menular?
Paul Cameron Ph.D dari Family Research Institute telah melakukan penelitian dan menemukan bahwa di antara penyebab munculnya dorongan untuk berperilaku homoseksual adalah pernah disodomi waktu kecil. Berbagai contoh kasus di Indonesia yang disebutkan di sini adalah buktinya. Penyebab lainnya adalah pengaruh lingkungan, yaitu sbb:
1.     Sub-kultur homoseksual yang tampak dan diterima secara sosial, yang mengundang keingintahuan dan menumbuhkan rasa ingin mencoba.
2.     Pendidikan yang pro-homoseksual (bayangkan bila di sekolah-sekolah kita –seandainya para pendukung homoseks berhasil menggolkan agenda politik mereka—ada kurikulum tentang kesetaraan seksual, setiap orang berhak jadi apa saja, heteroseksual atau homoseksual).
3.     Toleransi sosial dan hukum terhadap perilaku homoseksual.
4.     Adanya figur yang secara terbuka berperilaku homoseksual.
5.     Penggambaran bahwa homoseksualitas adalah perilaku yang normal dan bisa diterima.
Penelitian Cameron menunjukkan bahwa kecenderungan homoseksualitas bisa disembuhkan karena perilaku seks manusia sebenarnya bisa dikendalikan. Silakan baca lengkapnya di sini:http://www.biblebelievers.com/Cameron3.html
Dari sini kita bisa mengambil pelajaran bahwa kepedulian dimulai dari keluarga dan lingkungan kita, ketidakpedulian membuat manusia sendiri tidak memanusiakan dirinya sendiri. Manusia adalah makhluk sosial, maka segala indikasi disorientasi yang terjadi di masyarakat bisa saja berdampak siapapun. Tidak bisa lagi soal perilaku seksual yang menyimpang disebut sebagai urusan privat.
Jadi, kalau para aktivis liberal yang membela homoseksualitas memberikan argumen seperti ini: “Setiap orang berhak memiliki orientasi seksual masing-masing. Karena itu tidak boleh ada penindasan terhadap orang dengan orientasi seksual yang berbeda.”
Maka kita bisa memakai logika untuk menjawab argumen di atas:
Jika seseorang merasa berhak menjadi homoseks,
 it’s fine, tapi dia TIDAK BERHAK menularkannya kepada orang lain!
BAGAIMANA BENTUK PENGAKUAN TERBAIK?
Setelah kita sudah benar-benar memahami hasil riset yang didukung banyak fakta. maka bentuk pengakuan terbaik kepada para pelaku homoseksual adalah mengakui bahwa perilakunya menyimpang. Kemudian mendukung / membantu mereka untuk bisa sembuh dan kembali pada kodratnya. Bukan malah memberikan motivasi untuk tetap mengidap perilaku menyimpang tersebut dan dibenarkan atas nama HAM.

Membela dan membenarkan perilaku homoseksualitas atas dasar teori gen gay (padahal nyatanya propaganda palsu) justru membuat pelaku homoseksual menjadi makin terjerumus, menjauhi pintu-pintu taubat. Ingatlah:“Dosa Pemikiran itu tidak ringan, karena menyebarkan pemikiran yang salah juga berat dosanya, apalagi jika kemudian diikuti oleh banyak orang” [Dr. Adian Husaini, MA].

Minggu, 11 September 2016

Cuplikan Kenangan

Aku Menemukan ini.
Sepotong Surat Cinta Dari ibu Untuk Ayah.
Terkadang Ibu bercerita tentang masa-masa pacarannya dengan ayahku.
Dulu tidak ada Sms ataupun Telfon.
Yang ada Hanya Tulisan di atas sepucuk Surat.
dan dari sekian banyak surat yang pernah ayah dan ibu Tuliskan. Aku menemukan salah satunya.


Dan berikut Ini cuplikan dari Cerita2 Hidupku yang Lain.
Ini foto Beruang di Kebun Binatang.
Dan ini adalah satu-satunya foto yang gue cepret waktu beberapa tahun silam
Jalan Bareng sama Okto Harianta.
Sekarang Tu anak udah gak tinggal di medan lagi sob.


Ini Kartu yang menjadi bukti pertama kalau aku pernah ikut jadi saksi pemilu.
Haha
Salah satu yang menandakan kalau gue udah dewasa ya itu.
Gue sekarang udah bisa ikut Pemilihan Umum.