Kamu belum banyak berubah ya, arlandha !
Setelah perpisahan sekolah di tahun 2012. Lalu di acara syukuran triani, dan acara buka bersama tahun lalu. Hanya dua momen itu kita diperjumpakan, meski tak pernah saling sapa.
Apalagi bertukar cerita.
Arlandhaku, rinduku..
kamu adalah cinta pertama dalam hidupku.
Detakan jiwa suci yang pernah tersentuh, lewat hadirnya dirimu..
Aku masih suka tersenyum sendiri ketika teringat akan celotehanmu. Tata bahasa, dan caramu bicara yang konyol tapi cerdas, aku lebih dari suka ketika melihatmu bicara. dan lebih dari sekedar mengagumi ketika mendengar kata-kata yang kau lontarkan.
Dan aku ingat kesamaan ketika kita masih saling bercengkrama. Aku dan Kamu sama-sama suka musik, senang mencari tau hal-hal berbau band, dan terinfluence dengan publik figur dan artis yang menurut kita keren. Bisa dibilang kita satu Genre.
Bedanya, ketika aku mulai kuliah, kesibukan membuatku hampir lupa pada musik dan obsesiku itu. sedangkan kamu, kamu tetap terobsesi mengejar impianmu.
Berusaha berjumpa dengan mereka panutanmu, Killing me Inside, D'Cangcuters, The S.I.G.I.T, dan banyak lagi.
Arlandha.. arlandha..
Aku masih bertanya-tanya selama hidupku.
Akankah di masa depan kita akan ditakdirkan untuk bertemu kembali.
Rasanya ingin sekali kujalani sesuatu yang pernah menjadi impianku ketika masih mengenalmu. Dan tak pernah lari lagi dari obsesiku itu. agar aku bisa percaya, jika mimpiku selama 3tahun bersamamu, bukan hanya menjadi sebuah mimpi belaka.
#Cherry Alfitra
Entri Populer
-
Bayi itu sosok yang kecil, tapi biayanya besar. Mulai dari kebutuhan dan keperluannya yg printilan. Bayi memang penuh dengan keruwetan -disa...
-
Terkadang aku mau stell masa bodo dalam sehari. Bodo amat ahh.. Gak usah masak.. Gak usah diurus anak-anak.. Gak perlu beresin Rumah.. Tapi...
-
Baru tau kalau ada rasa baru dari Indomie yaitu Mie Bangladesh dan Mie Aceh. Huwaa.. Pagi2 masak mie dan makan. Dan lalu... Memotret mie unt...
-
Selamat Siang.. Aku masih saja GEDEQ sama diriku sendiri karna belum bisa mengatasi Rasa malas yang melanda Jiwa dan Raga ini. Entah mengapa...
-
Cuma orang bodoh dan orang mati yang tak pernah mengubah pendapatnya _James Russel lowell \