Entri Populer

Kamis, 27 Januari 2022

Benci Hari kamis


Sebelum nulis ini, barusan aku sisiran. Dan rambutku makin rontok, makin parah.
Ya, well. 
Terlepas dari itu seperti hari-hari di posisiku sebagai ibu dan istri. Ini adalah hari yang sibuk, yang gak ada namanya nyantai kecuali nyuri-nyuri waktu buat nyantai.
Even, buat nulis ini aku juga gak nyantai. Karna pikiran tetep terus multitasking mikirin ina dan ini.
Yang pertama harus cleaning komputerku biar difotokan dan cepat Cairr.
Yang kedua merapikan project baru di lembar demi lembar kertas HVSku, yang baru aja dirilis semalam. Semoga kedepannya gak males-malesan lagi. Amiin
Sesuai judul, aku benci hari kamis. Bukan senin seperti umumnya. Kenapa ?
Karna eh karena setiap kamis, harus bayar hutang ventura. Hutang yang muncul akibat kesepakatan antara mama dan suamiku. Lalu ujung-ujungnya dibebankan kepadaku.
Ya, entah dari mana asalnya. Aku jadi berani berhutang sama bakri-.
Kalau ditotal-total, gilanya penghasilan Usahaku gak akan bisa bayarin harian bakri itu.
Tapi ya tapi.
Suamiku masih bertanggung jawab. Mau disiksanya aku lahir dan bathin seperti sekarang ini pun, hutang-hutang itu bisa menjaga kestabilan emosiku.
Dan tulisan ini semoga bisa menjaga juga kestabilan jiwaku.
Walau ingin Marah, Ingin Emosi, Ingin tidur lebih lama. Tapi tetap aku tak bisa hindari Takdirku. Aku sudah bukan aku yang dulu.
Aku yang sekarang, Benci hari Kamis.
Selfii