Entri Populer

Kamis, 28 Januari 2021

Makbun Gabut



Aku..
Tidak Mandi seharian ini. Haha
Bukan main malasnya si makbun ini.

Nyetrika baju dede bayi yang banyak banget, kecil2 kayak baju boneka. Imuuut sekalii..
Yang udah buluk aku singkirin, yang koyak2 sikit aku jahit tangan (tanpa dibandul2 tentunya.
Micher.. I Love You..


Senin, 25 Januari 2021

S h i T

Aku sudah melakukan apapun semampuku, semua yang kubisa dan apapun kesanggupanku.
Tapi aku kesakitan sendiri tanpa ada satupun yang mau mengerti. Mungkin ini cobaan yang harus kuterima sebelum semua dosaku diampuni di hari persalinan nanti.
Aku capek..
Lelah dan ingin tidur saja dalam waktu yang lama.
Andai Kebencian ini dapat kuteriakkan, mungkin aku bisa  menjadi gila seperti kemarin itu.

Kamis, 21 Januari 2021

Gosip Laki'

 Laki-laki memang bukan Makhluk Penggosip. Tapi sekalinya mereka buka Suara, apa yang terlontar akan jauh lebih Bahaya dari sekedar Gosip. Bisa jadi Fitnah, atau menyinggung perasaan siapapun -tanpa ampun.

Kenapa ?
Karna laki-laki itu Logika, nggak sensitive, apalagi berperasaan dalam berkata-kata.

--

Well, Aku udah mikir 2x buat nulis kata-kata panjang ini, semoga bisa jadi pelajaran buat temen2 cewek yang belum pernah alami ini.

Jadi waktu umurku 19tahun, ada seorang laki-laki yang mendekatiku tiba-tiba. Aku gak begitu ingat bagaimana awalnya, yang pasti waktu itu aku Cuma ngelawani dia bicara sebagai teman, gak lebih.

Di usia itu aku memang belum pernah sekalipun pacaran. Alasanya memang karna aku gak mau, dan belum laku. Haha

Laki-laki ini gak perlu kusebut oknumnya, yang pasti dia tinggal gak jauh dari rumahku. Usinya lebih tua sekitar 6-8tahun dari usiaku. Ciri-cirinya, item, dekil, jelek , dan pendek. Well, ini gak bercanda, dia memang fisiknya tidak menarik sama sekali dimata cewek.

Singkat cerita laki-2 itu seringkali main kerumah buat jumpain aku, dan entah kenapa kami jadi tiba2 dekat sampai kelihatan kayak orang pacaran. Dan tanpa alasan yang jelas aku juga bisa lengket kalau deket dia.

Selang waktu gak lama, aku dapat kerjaan baru yang membuat kami jadi jarang ketemu.

Selama tidak bertemu dia, aku tidak punya rasa rindu, kangen, terbayang-bayang atau apalah itu. Gak ada sedikitpun rasa suka. Tapi begitu berjumpa, aku selalu tersenyum ramah sama dia seolah sesuatu sedang mempengaruhiku.

4bulan berlalu dan hubungan kami masih gitu2 aja. Sampai suatu hari aku ditakdirkan bertemu Tabib-tabib dari Papua yang jalan kerumah-rumah jualan obat. Percaya gak percaya 3 orang penjual obat itu bisa menebak dengan benar penyakit seseorang, hanya dengan memegang dan memencet telapak kaki orang tersebut.

lalu ketiga tabib tersebut menyebut  nama si laki-laki sebagai pengguna pelet.

Singkatnya, dia ingin aku menyukainya dengan cara instan yaitu pakai dukun. Untungnya saja aku belum melangkah terlalu jauh dengan laki-laki itu, dan dengan bantuan si tabib, akupun bisa terlepas dari pelet itu.

--

Dan well beberapa hari yang lalu, suamiku bergabung dengan klub sepak bola di kampung, dan sialnya laki-laki itu juga anggota pemain bola yang suamiku ikuti.

dan kau tau yang terjadi, Laki-laki itu bergosip, dia mengatakan pada suami saya jika dulu saua menyukainya. langsung saja suamiku kaget, dan saya tidak terima.
Ingin rasanya melabrak mulut laki-laki itu.

Tapi lebih dari itu, alangkah baiknya, jika kubagikan saja cerita ini disini. Semoga yang membacanya bisa mengambil hikmahnya. Amin


 


Ujian Rumahtangga


Selamat Siang..
Aku masih saja GEDEQ sama diriku sendiri karna belum bisa mengatasi Rasa malas yang melanda Jiwa dan Raga ini.
Entah mengapa, mungkin karna aku dasarnya memang suka cari alasan untuk setiap tindakan. Bersyukur pagi ini suamiku pengertian karna aku gak seaktif biasanya.
--
Suamiku memang bukan orang kaya, dia nyaris nggak punya apa-apa.  Sebelum hidup bersamanya aku gak pernah tau rasanya kesusahan ngatur uang hanya untuk biaya makan sehari-hari.
Keluargaku selalu menyedikan makanan dan dengan mudahnya aku santap dikala aku lapar. Sedikitpun tidak pernah terpikirkan bahwa untuk makan saja, aku harus pusing dulu nyiapin menu dan daftar belanja yang sesuai sama isi kantong.
Suamiku juga selalu kelaparan, meskipun apapun yang kusediakan dia akan makan, tapi tetap saja itu menjadi sedikit beban kalau kurasa-rasakno.
Memang semua uang aku yang pegang, aku yang kelola. Semua Gaji dari jerih payahnya diserahkan padaku. Hingga secara Otomatis aku menjadi bagian dari semua hal dihidupnya. Hobynya main Playstation, Olahraga Bola dan jalan-jalan. Mau gak mau aku harus melibatkan diri didalamnya.
Sampai detik ini, Aku harus mengurus semua yang ada di dalam diri suamiku. Mulai dari ujung kaki sampai ujung kepala, dia seperti seorang anak kecil manja padaku. Mungkin karna anak paling kecil, mungkin karna kurang kasih sayang dari keluarga, atau mungkin sikapnya itu memang sengaja seperti itu padaku.
Hahhh..
Jika kubayang-bayangkan memang lebih enak rasanya hidup sendiri dan menjadi gadis seperti kemarin.
Pernikahan ini penuh rasa lelah, jika kukeluhkan semua masalah, solusi yang muncul hanya ada dalam hati kecil dan ketakwaan semata.
Aku tau Allah sayang padaku, yang tadinya kufikir aku tak akan menikah sampai usia 30tahun, malah dipertemukan jodohnya di usia 25tahun.
yang kufikir aku akan kesulitan punya anak, malah hamil di usia 3bulan pernikahan.
Alhamdulillah mungkin ini memang Rezekiku.

Karna mungkin jika waktu-waktu ini terlewat begitu saja, aku masih berada dalam jiwa dan pikiran yang Gersang soal Dunia dan Cinta.
Aku tidak akan memikirkan betapa indahnya Bakti pada suami yang akan selalu menemaniku sampai batas waktu yang tidak ditentukan.
Aku mencintai suamiku. Menyukainya lebih dari yang bisa kuungkapkan padanya. Dia Boneka Hidupku, si manja-manjaku, selalu.
Meskipun dia bukan Orang kaya raya, setidaknya dia tau ibadah.
dan Harta gak akan pernah menjadi masalah utama dalam rumah tangga kami. Karna sejak awal pertemuan dan pernikahan, tidak pernah mau mendebatkan soal harta.
Dan aku percaya, Rezeki akan terus mengalir jika kita mensyukuri apapun pemberian dari Allah Swt. Rezeki berupa kerukunan rumah tangga, kasih sayang dan Cinta, itu juga patut disyukuri. InsyaAllah, Rezeki harta dan Benda akan menyusul juga setelahnya. AMin

Senin, 18 Januari 2021

Momo k

 

Today.. Menjalani hari bersama misua yang pemalas. Hohohoo.. Otomatis gak banyak yang bisa dilakukan, selain makan, tidur, makan, bercanda dan bergurau. Oiya satu lagi main Hp dan main Ps. 
Sungguh kami ini pasangan yang tidak Produktif sekalii.
By TheWay.
Biaya Persalinan masih menjadi momok buatku, masih jadi beban pikiran yang semoga aja gak membuatku makin depress.
Allah ada bersamaku.  Aku selalu percaya, Allah sayang dan sedang mendengar Doaku.
Orang yang gak mengusik dan usil sama hidup orang lain. Semoga saja Allah permudah jalan dan urusannya di Dunia.
Meskipun suamiku gampang emosi, bicaranya masih suka seenak jidat akibat dulu kurang pendidikan. Tapi setidaknya dia mau Nyuci baju hari ini. Hahah

Sabtu, 16 Januari 2021

Note hari ini

 

4 Hari lagi Gajian abang, tapi  duit udah Ress.
Yahh.. inilah salah satu hal gak enak soal berumah tangga.
Hari ini suamiku jadi beli Sepatu Bolanya, Dia Sueeneenggnya minta ampun.
Walaupun besok2 harus makan indomie gapaplah, yang penting hati abang senang. TRalalalalala
Rumah Tinggalku sama suami yang dialihfungsikan sekalian sebagai kios saat ini kondisinya semakin acakadut. Berantakan Gak karuan. Suamiku itu orangnya kumat-kumatan, pas lagi mau beberes dia kadang mau ngomel2  kayak mama. BIKIN SEBEL.

Dan aku selalu berniat untuk ngeberesin tempat tinggal kami meskipun masih diiringi rasa malas akibat perut kian membuncah.
Awalnya otak hampir Stress dan kecewa lalu teriak AHHHHHHHHH…….
Tapi eh tapi, Buat apa juga stress^. Kasihan si Micher. Biarkan saja semua berlalu terbawa bersama sang hujan.
Aku ingin Sehat, Aku ingin Anakku Sehat, Aku ingin Suamiku Bahagia, dan aku ingin Kehidupanku selalu Baik-Baik Saja.
-
Expesially 4God.
I know HER miss me, Wake me every Nightmare. To Remember and Pray 4 ALLAH.
But, Im only human. Evil always make me Lazy in Nightmare. Im SORRY GOD.

Jumat, 15 Januari 2021

Lihat saja nanti..

 Hari ini aku kebanyakan tidur di rumah mama, Padahal udah disaranin dari sana sini untuk banyakin Jalan biar persalinan lancar.
Oh Robby, Maafkanlah aku si MakBun yang malas ini..

“Laa Haula Wa Laa Quwwata Illa Billah”

Semoga Dibukakan Pintu Rezeki kami, keluarga kami, Suami dan Calon Anakku ini. Amin

-Tinggal Nunggu Hari Persalinan, Kondisi keuangan, mental, fisik dan tempat tinggal, belum banyak persiapan, masih 20% - 30%.

Entah bagaimana nanti saat anakku lahir.
Aku akan mempertaruhkan semua kekuatanku untuk mengejannya secara Normal.



Namanya Micher :D
Apakah dia akan sehat dan lucu, Disayangi semua orang, membawa berkah ???
Jika Allah Berkenan Amin Ya Robbal’alaminn.. Ijabahlah Doaku yang baik ini ya Allah.

Suamiku. Dia akan berubah nanti ketika aku sudah melahirkan Micher.
Apakah dia akan semakin mencintaiku, atau semakin membuatku Frustasi. (entahla, kita lihat saja nanti)

Jumat, 08 Januari 2021

Coret2

Masih, belum beda jauh sama yang kemarin.

Aku masih bingung mau Masak apa hari ini ?

Masih kesel sama omongan mama yang gak bisa Konsisten.

Lucu sekali memang, ada seorang anak yang dibenci ibunya hanya karna hubungan rumah tangganya Harmonis.

Aku selalu bahagia berada di samping suamiku. Selalu bersyukur setiap Pagi pada Allah karna bisa memandangi wajah tampan suamiku.

Dan soal melahirkan Normal atau tidak kelak, aku akan banyak latihan berjalan-jalan yang banyak seperti kata bu’Bidan tempat aku periksa semalam.

Minggu, 03 Januari 2021

E s b


Hari minggu dan suamiku satu-satunya malah kerja. He he
Tapi gapapadeh lebih seneng gini daripada seharian dirumah dia Bete dan aku juga Bete.
Biasanya  sih suamiku bakalan ngajak jalan keluar, gak peduli mau istrinya lagi Ngidam berat atau enggak.
Kehamilanku sekarang udah memasuki  7bulan lebih. Perut makin bulat ditambah Batuk Pilek  yang makin PUaraahhh gasembuh sembuh. Otot perutkupun jadi ketat. Hadehhh malah belum ada duit buat berobat.
Ini semua gara-gara aku gabisa nahan nafsu buat Minum ESss.. Ess Teroooss..
Dan… saat ini aku lagi nungguin suami Gajian, 2 hari lagi kalau gak ada kendala. Memang ya, obat dari banyak kegalauan adalah Megang Duit. DUIT.
Kalau kita gak ada duit walau sedikit Bawaannya jadi sensitive, plus Baperan. Bingung juga mau ngapa-ngapain. Lemess
Belom lagi kalau ketambahan omelan emak, huaaa…..>,<
…
Tapi aku ingin berdoa pada Allah tentang kegalauanku yang terbawa-bawa di fikiran hari ini.
“Ya Allah, aku tidak bisa mengontrol apa yang orang lain pikirkan tentangku, aku tidak bisa mencegah buruk sangka orang-orang terhadapku. Karna aku hanya bisa mengontrol diriku sendiri, Yang tau hatiku hanya Engkau yang Maha Tau. Ya Allah, aku sudah berusaha semampuku untuk tidak merepotkan orang lain, aku tidak berhutang dan menyusahkan siapapun.  Semoga tidak ada orang yang terlalu mengurusi hidupku, dan mencampuri hal-hal yang tidak ada hubungannya dengan hidup mereka. Amin”
Doa yang ala kadarnya, Tapi begitulah.
Mungkin hanya dengan cara ini hatiku bisa sedikit jauh lebih tenang.