Entri Populer

Kamis, 25 Juni 2026

Adakah ibu yang tega menjerumuskan anaknya

Sedikit cerita.

Ibuku itu jahat sekali padaku.

Dengan bangganya memodaliku usaha, lalu tanpa aku tau membodohiku -menyuruhku tanda tangan- untuk meminjam uang di bank.

Dan jaminannya itu usahaku.

Pinjaman itu cukup besar, 30juta. Yang akupun tidak pernah menikmati uang itu untuk diriku sendiri.

Aku tidak tahu kemana uang itu berjalan, untuk apa dan bagaimana.

Tiba-tiba saja setelah beberapa tahun, petugas bank datang kerumah mencariku. Memintaku membayar hutang itu.

Memang hutang itu atas namaku, tapi bukan aku yang menikmati uang itu, bahkan waktu meminjam uang itu, aku tidak tau sama sekali. Kepolosanku dimanfaatkan ibu untuk membuatku tanda tangan di atas kertas sebagai bukti persetujuan.

Kejam sekali kalau diingat-ingat.

Bunga hutang itu masih terus berjalan.
Dan aku tidak mau membayarnya, karena merasa bukan aku yang berhutang.

Tapi tetap saja, itu semua atas namaku. Dan akulah yang dikejar penagih hutang dari bank.

Yang bisa kulakukan sekarang, hanya berdoa semoga Allah memberikan jalan keluar atas masalah ini.

Dan jika ada yang bilang tidak ada ibu yang mau menjerumuskan anaknya. Tidak, itu salah. Ada, ibuku.



Kamis, 11 Juni 2026

Rasanya jadi kakak ipar

Dari suami, aku punya 4-5 kakak ipar yang kesemuanya tidak begitu dekat. 

Hanya 2 yang pernah berinteraksi itupun dalam suasana yang kurang baik -menurutku.

Lalu, adikku satu-satunya menikah dan membuatku punya gelar sebagai kakak ipar.

Akupun berusaha untuk menjadi kakak ipar yang gk rese dan ikut campur, seperti kakak-kakak suamiku.

Aku diem, santuy dan selaalu mengalah. Tapi sialnya, hal itu malah membuat adek ipar jadi meremehkan dan menyebalkan. 

Shiball.



Minggu, 07 Juni 2026

Paling sayang paling sering rindu

Suamiku pernah bilang, kalau putri kedua kami perasaannya beda dengan putri pertama.

Kalau yang kedua, lebih sayang, lebih sering rindu.

Juga cantik dan Gemoy.

Hahh..

Semoga nanti besar akan tetap begitu ya sayang..

Sering bobo pelukk di atas badan ayah