Entri Populer

Selasa, 12 November 2013

perhatian yang menyiksa

Aku paling enggak ngerti sama konsep orang yang tiap 30 menit sekali nelfon pacarnya. Nelfon atau ngeSms yang isinya Cuma nanya udah makan? Udah mandi atau udah boker?
Bisa jadi, bisa jadi!

Aku juga pernah ketemu orang yang sering banget sms aku Cuma buat nanya "kamu udah makan?" "kamu lagi ngapain?" atau "kamu kalo bobok mimpiin aku ya"

Oh ya Tuhan, jika ada yang menganggap hal semacam itu sebagai perhatian. Itu artinya aku paling Muak sama Perhatian yang semacam itu.
Aku lebih baik tak punya teman daripada harus diperhatikan dengan cara seperti itu. Ya, yang benar saja. Kenapa beberapa orang menganggap rasa cinta sebagai alasan Sms-sms lebay semacam itu bisa tersebar luas.

Aku rasa jika kita cinta pada seseorang, kita hanya akan menyimpannya di lubuk hati dikelilingi perasaan damai dan tentram. Secinta apapun, hal yang paling membahagiakan buat 'dia' adalah ketika kita bertemu dan bertingkah wajar. Mengurai senyum di pipinya sebagai bukti dia bahagia kalau sudah bertemu kita. Kira-kira begitu.


Tapi memberikan perhatian secara berlebihan juga efeknya juga gak bagus kan.